Factory/Opeational Manager bertanggung jawab untuk memastikan
organisasi berjalan sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan dan
memenuhi harapan para pelanggan dan klien dengan cara yang efektif dan
efisien. Inti tugas manajer operasi ini adalah bagaimana membuat
perusahaan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dengan biaya
yang lebih rendah.
Uraian tugas manajer operasional adalah sebagai berikut :
- Mengelola dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi perusahaan.
- Memangkas habis biaya-biaya operasi yang sama sekali tidak menguntungkan perusahaan.
- Meneliti teknologi baru dan metode alternatif efisiensi.
- Mengawasi produksi barang atau penyediaan jasa (perusahaan jasa)
- Mengawasi persediaan, distribusi barang dan tata letak fasilitas operasional.
- Membuat pengembangan operasi dalam jangka pendek dan jangka panjang.
- Meningkatkan sistem operasional, proses dan kebijakan dalam mendukung visi dan misi perusahaan.
- Melakukan pertemuan rutin dengan Direktur Eksekutif secara berkala.
- Melakukan pencairan cek untuk biaya agen.
- Mengatur anggaran dan mengelola biaya.
- Mengelola program jaminan kualitas / quality control.
Pembagian tugas dan tanggung jawab :
a. Mengarahkan dan mengkoordinasikan proses operasi pabrik sesuai kebijakan dan prosedur perusahaan.
b. Membangun dan mengarahkan kebijakan dan prosedur pabrik.
c. Bertanggung jawab terhadap tujuan produksi pabrik.
d. Membangun dan menjalin hubungan komunikasi.
e. Mengembangkan keahlian dan motivasi karyawan.
f. Memonitor dan mengevaluasi kebersihan dan keamanan pabrik.
g. Berdiskusi dengan kepala departemen untuk memastikan koordinasi pembelian, produksi, dan pengiriman.
h. Bertanggung jawab untuk menetapkan pergeseran jadwal semua produksi.
i. Memilih dan melatih supervisor dan staf administrasi.
j. Meninjau kinerja karyawan.
k. Menjadwalkan dan melakukan pertemuan pabrik.
l. Bertanggung jawab terhadap product quality control pabrik.
m. Menghadiri jadwal pelatihan dan pertemuan perusahaan.